Fakultas Gizi dan Manajemen Informasi Kesehatan (FGMIK) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan literasi kesehatan sejak usia dini dengan menerima kunjungan edukatif dari murid-murid Sekolah Sahabat Alam. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan kampus FGMIK ini dikemas dalam bentuk pembelajaran interaktif, pengenalan dunia akademik kesehatan, serta tur laboratorium sebagai bagian dari upaya menanamkan kesadaran hidup sehat dan wawasan profesi kesehatan kepada para siswa.
Dalam kunjungan tersebut, para murid mendapatkan materi utama mengenai pemenuhan gizi seimbang yang disampaikan oleh dosen dan praktisi di bidang gizi kesehatan. Materi disusun dengan pendekatan yang mudah dipahami, aplikatif, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari anak dan remaja. Para siswa diajak memahami pentingnya konsumsi makanan beragam, bergizi, seimbang, dan aman sesuai dengan Pedoman Gizi Seimbang, serta peran zat gizi makro dan mikro bagi pertumbuhan, konsentrasi belajar, dan daya tahan tubuh.
Selain itu, FGMIK juga memberikan edukasi khusus terkait bahaya konsumsi makanan ultra proses (ultra-processed food) dan makanan junk food yang kini semakin marak di lingkungan sekolah dan masyarakat. Melalui contoh visual, diskusi interaktif, dan simulasi sederhana, siswa diperkenalkan pada kandungan gula, garam, lemak jenuh, serta bahan tambahan pangan yang berlebihan dalam makanan tersebut. Edukasi ini bertujuan menumbuhkan kesadaran kritis agar siswa mampu memilih makanan yang lebih sehat dan memahami dampak jangka panjang pola makan tidak sehat, seperti obesitas, diabetes, hingga penyakit tidak menular lainnya.
Tidak hanya menerima materi di dalam kelas, para murid Sekolah Sahabat Alam juga diajak melakukan tur laboratorium sebagai pengalaman belajar langsung. Kunjungan ke Laboratorium Anatomi memberikan gambaran nyata tentang struktur tubuh manusia dan keterkaitannya dengan fungsi organ serta kebutuhan gizi. Dengan pendampingan tenaga pengajar, siswa terlihat antusias mengenal anatomi dasar sebagai fondasi ilmu kesehatan.
Selanjutnya, rombongan diajak mengunjungi Laboratorium Praktik Kedokteran Gigi. Di laboratorium ini, siswa diperkenalkan pada pentingnya kesehatan gigi dan mulut sebagai bagian tak terpisahkan dari kesehatan tubuh secara menyeluruh. Penjelasan mengenai dampak konsumsi gula berlebih terhadap gigi serta praktik perawatan gigi yang benar menjadi pengalaman edukatif yang menarik dan membuka wawasan baru bagi para peserta.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini dan menilai bahwa kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi dan sekolah merupakan langkah strategis dalam membangun generasi yang sadar kesehatan, kritis terhadap informasi pangan, serta memiliki gambaran awal tentang dunia pendidikan dan profesi di bidang kesehatan.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Gizi dan Manajemen Informasi Kesehatan berharap dapat terus menjadi pusat edukasi, riset, dan pengabdian masyarakat yang berkontribusi nyata dalam peningkatan kualitas kesehatan generasi masa depan. Bagi para siswa dan masyarakat yang tertarik mendalami ilmu gizi dan manajemen informasi kesehatan secara profesional, Fakultas Gizi dan Manajemen Informasi Kesehatan membuka pintu seluas-luasnya untuk bergabung dan menjadi bagian dari insan kesehatan yang unggul, berintegritas, dan siap menjawab tantangan kesehatan di masa depan bersama Fakultas Gizi dan Manajemen Informasi Kesehatan (FGMIK).
